Selamat Datang di Website Resmi Desa Kusamba , Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung. Media komunikasi dan transparansi Pemerintah Desa Kusamba. untuk seluruh masyarakat.

Artikel

Perang Kusamba

29 Mei 2019 12:24:17  administrator  330 Kali Dibaca  Berita Desa

Para seniman yang tergabung dalam Sanggar Kreativitas Anak Pantai (Kapan), Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, mementaskan fragmentari Perang Kusamba.

Pementasan dipusatkan di depan Monumen Perang Kusamba, Sabtu (25/5). Ketua Sanggar Kapan I Nyoman Karya Dibala mengatakan pada pagelaran seni budaya ini untuk memperingati Perang Kusamba ke-170. Momentum ini dimeriahkan fragmentari Perang Kusamba yang dipimpin oleh Ida Dewa Agung Istri Kanya dengan jumlah keseluruhan penari dan penabuh 110 orang. Diharapkan, lewat pentas ini untuk mengingatkan dahulu pernah terjadi pertumpahan darah di tempat dimana mereka berpijak saat ini, terutama kalangan generasi muda.

Dalam kesempatan itu hadir, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Panglingsir Puri Agung Klungkung Ida Dalem Semaraputra, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Ida Bagus Anom Adnyana dan lainnya.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengatakan pagelaran seni budaya ini merupakan pagelaran yang diselenggarakan Pemkab Klungkung dalam memperingati peristiwa Perang Kusamba ke-170 pada tahun 2019.  Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta meminta peringatan kejadian perang Kusamba lebih inovatif. Dinas terkait dan sanggar yang terdapat di Kusamba diminta untuk lebih berinovasi dalam konsep memperingati Perang Kusamba pada tahun berikutnya. “Saya minta Instansi Terkait dan sanggar yang berada di Kusamba untuk berinovasi dalam peringatan Perang Kusamba pada tahun berikutnya”, ujar Bupati Suwirta saat menghadiri Pagelaran Seni Budaya yang diselenggarakan Pemkab Klungkung dalam memperingati kejadian Perang Kusamba ke-170  yang bertempat di Depan Monument Perang Kusamba pada Sabtu (25/5/2019).
 
Bupati Suwirta berharap peringatan Perang Kusamba pada tahun-tahun berikutnya agar melibatkan masyarakat setempat. Acara Peringatan Perang Kusamba juga tidak hanya diadakan pada malam hari saja, tetapi bisa diadakan dalam bentuk rangkaian acara pada sore harinya, berupa lomba-lomba tradisional dan kegiatan lainnya, sehingga dapat lebih menjaga rasa kekeluargaan antar masyarakat di Desa Kusamba. Bupati Suwirta mengajak masyarakat Desa Kusamba melalui acara pagelaran Seni Budaya dapat memaknai dan meneladani apa yang sudah dilakukan Ida I Dewa Agung Istri Kanya bersama seluruh pasukannya pada saat terjadinya perang kusamba.Ketua Sanggar Kreativitas Anak pantai (Kapan), I Nyoman Karya Dibala menyatakan pada pagelaran seni budaya dalam rangka memperingati Perang Kusamba ini menampilkan fragment tari Perang Kusamba yang dipimpin oleh Ida Dewa Agung Istri Kanya dengan jumlah keseluruhan penari dan penabuh 110 Orang. Fragmen tari ini mengambil judul Kelangen Puputan Kusamba. I Nyoman Karya Dibala, merasa bangga karena dapat terlibat langsung dalam peringatan Perang Kusamba ini. Hal senada juga diungkapkan salah satu masyarakat Kusamba, Made Segara (34) yang ikut terlibat dalam pagelaran seni Budaya. Made Segara juga mengapresiasi Pemkab Kabupaten Klungkung atas perhatian terhadap Desa Kusamba, sehingga masyarakat Desa Kusamba dapat melestarikan kejadian sejarah yang ada di Desa Kusamba yakni Perang Kusamba.

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


Pengaduan Online

Pengaduan Online

Peta Desa

Statistik Penduduk

Sinergi Program

Prodeskel Pajak Online fb

Aparatur Desa

Back Next

Info Media Sosial

Agenda

Belum ada agenda

Statistik Pengunjung

  • Hari ini:168
    Kemarin:246
    Total Pengunjung:142.446
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:18.212.120.195
    Browser:Tidak ditemukan

Komentar Terbaru