Sejarah Desa

  • Dibaca: 738 Pengunjung

SEJARAH DESA KUSAMBA

Sejarah adalah merupakan sebagian dari kehidupan manusia di dunia ini. Apabila kalau sejarah itu menyangkut tentang silsilah leluhur sendiri dengan garis lurus dan cabang-cabang keturunannya, serta sila darma yang menjadi hak dan kewajibannya, dapat menimbulkan keindahan rasa yang berbentuk cinta bakti dan suci terhadap leluhur dan sila darmanya. Dalam kehidupan di dunia ini agak terasa hampar rasanya apabila kita tidak mengenal asal usul dan keadaan diri sendiri sekalipun hanya sekedar mengenal saja tentang kebesaran jiwa.

Desa Kusamba adalah satu Desa dari Dua Belas Desa yang ada di Kecamatan Dawan yang pada jaman kerajaan Klungkung merupakan benteng pertahanan kota Kerajaan Klungkung yang berada di wilayah Timur. Desa Kusamba yang jaraknya 7 Km dari kota Kabupaten Klungkung dan 3 Km dari Kota Kecamatan Dawan.

Sejarah Desa Kusamba menurut tokoh-tokoh masyarakat adalah dulunya merupakan hamparan padang ilalang yang berarti Kusa dan Amba, lama kelamaan Kusa Amba berubah menjadi Kusanegara yang merupakan benteng pertahanan kerajaan Klungkung.

Setelah kerajaan Klungkung ini di taklukkan oleh Belanda barulah nama Kusenegara ini menjadi nama Desa Kusamba.

Dalam sejarah Desa di pantai Kusamba sama-sama memberikan arti penting. Dahulu Desa Kusamba merupakan Ibu kota ke dua Kerajaan Klungkung ketika di Pimpin Ida I Dewa Agung Putra Kusamba. Untuk mendukung pemerintahannya, Ida Idewa Agung Putra Kusamba pun mendirikan istana di Desa ini dengan nama Kusanegara. Selain membangun istana, Kusamba juga Ia jadikan sebagai pelabuhan dan benteng Kerajaan. Masyarakat di Kusamba kala itu juga mahir dalam membuat keris dan berbagai senjata tajam yang lain. Keahlian ini pun masih diteruskan oleh masyarakat Banjar Pande. Sedangkan masyarakat Kusamba lebih terkenal dengan nelayan dan petani garamnya.

Di Desa Kusamba juga pernah terjadi peristiwa heroik, yakni perang Kusamba. Peristiwa ini begitu bagi masyarakat Klungkung karena dalam peristiwa tersebut mereka berhasil membunuh Jendral AV Michiels Jendral ini merupakan pimpinan ekspidisi Belanda ke Bali.

Meski demikian, kehadiran Desa Kusamba tak pernah diketahui secara jelas kapan tanggal atau tahunnya. Namun kata Kusa bearti Ilalang atau Ambengan sehingga diperkirakan bahwa dahulunya Desa Kusamba merupakan pang Ilalang yang luas. Desa Kusamba sendiri juga sering di sebutkan dalam berbagai kepustakaan tradisional. Misalnya saja dalam lontar Dwi Jendra Tattwa disebutkan bahwa Danghyang Nirrartha melalui pantai Kusamba untuk menuju Pura Goa Lawah. Dalam lontar Babad Jimbaran juga disebutkan bahwa ada sekelompok pengungsi yang merupakan orang Pasek dari Kusamba dengan pimpinan Dhalem Petak jingga. Keturunan kelompok ini pun masih ada hingga kini dang nyungsung sebuah pura yang di beri nama Pura Dukuh 

  • Dibaca: 738 Pengunjung